10 Oktober 2025 7:28 am

Kenapa Kaca Mobil Cepat Buram Lagi Setelah Dipoles? Ini Penyebabnya!

Kenapa Kaca Mobil Cepat Buram Lagi Setelah Dipoles? Ini Penyebabnya!

Banyak yang kaget karena baru beberapa minggu poles kaca, tapi sudah buram lagi. Padahal, masalahnya bukan di hasil polesnya, tapi di perawatan harian dan kondisi sekitar mobil.

1. Air Sumur atau Air Hujan yang Mengandung Mineral Tinggi

Air dengan kandungan kapur bisa menempel jadi kerak baru. Kalau tidak segera dilap, kerak ini akan mengering dan bikin kaca kembali kusam.

2. Tidak Langsung Dikeringkan Setelah Cuci Mobil

Setelah cuci mobil, biarkan air tidak menempel lama di kaca. Gunakan drying towel khusus supaya tidak meninggalkan noda air yang lama-lama jadi jamur.

3. Wiper Sudah Keras atau Kotor

Wiper yang jarang diganti bisa jadi sumber baret halus baru. Sebaiknya ganti wiper setiap 6 bulan sekali, apalagi kalau mobil sering parkir di luar ruangan.

4. Tidak Diberi Lapisan Pelindung Setelah Poles

Lapisan coating kaca bisa melindungi hasil poles lebih lama. Tanpa itu, pori-pori kaca cepat terbuka lagi dan mudah kotor. Rawan terjadi kontaminasi dan lebih cepat berjamur.


Kesimpulan

Poles kaca hanya langkah awal, tapi perawatan setelahnya menentukan ketahanan hasilnya. Rawat dengan benar, maka kaca tetap jernih dalam waktu lama.
🔗- Baca juga: Ciri-Ciri Kaca Mobil Perlu Dipoles 📞- Ingin hasil poles tahan lama dan bergaransi? Booking treatment Glazing & Coating Maxo Jogja sekarang juga!
Blog Post Lainnya
Ciri Kaca Mobil yang Sudah Butuh Dipoles, Tapi Sering DiabaikanCiri Kaca Mobil yang Sudah Butuh Dipoles, Tapi Sering Diabaikan. Banyak pemilik mobil menunggu kaca benar-benar buram baru datang ke tempat poles. Padahal, ada tanda-tanda kecil yang kalau diabaikan bisa bikin kaca makin susah jernih lagi. Yuk kenali cirinya biar mobil kamu tetap aman dan nyaman. . 1. Kaca Terlihat Kusam Saat Kena Cahaya Langsung. Kalau kamu lihat pantulan sinar matahari terasa pecah, itu tanda awal kaca sudah mulai rusak mikronya. Efeknya, visibilitas jadi berkurang dan bikin silau parah saat berkendara siang hari. . 2. Tetes Air Hujan Tidak Lagi Menetes Halus. Air yang nggak mau turun dan malah nempel di kaca artinya permukaan kaca sudah kasar. Biasanya karena kerak, jamur, atau baret tipis. Di tahap ini, poles kaca bisa mengembalikan efek hydrophobic-nya. . 3. Ada Bunyi Gesek Saat Wiper Dinyalakan. Kalau wiper terasa seret atau bunyinya cit-cit, itu pertanda kaca sudah tidak halus lagi. Gesekan ini justru bisa memperparah baret kalau dibiarkan terlalu lama. .
Panduan Lengkap Poles Kaca Mobil Jogja: Proses, Manfaat, dan BiayanyaPanduan Lengkap Poles Kaca Mobil Jogja. Kaca mobil yang bening dan bebas baret bukan hanya soal tampilan, tapi juga soal keselamatan berkendara. Sayangnya, banyak pemilik mobil di Jogja yang belum tahu kapan waktu yang tepat untuk melakukan poles kaca, bagaimana prosesnya, dan apa manfaatnya. Artikel ini membahas tuntas semuanya — dari penyebab kaca kusam, proses pengerjaan, hingga estimasi biaya poles kaca mobil Jogja. . Kenapa Kaca Mobil Perlu Dipoles? Kaca mobil lama-lama bisa kusam karena: . Goresan halus dari wiper kering, . Flek air hujan (water spot), . Debu dan kotoran yang menempel, . Efek sinar UV dan cuaca ekstrem. . Permukaan kaca yang tidak rata menyebabkan pantulan cahaya menyebar — inilah yang bikin pandangan silau di malam hari. Dengan proses poles kaca, permukaan kembali halus dan cahaya bisa tembus sempurna. . 💡 Baca juga: Efek Buruk Mengabaikan Kaca Mobil Kusam . Proses Poles Kaca Mobil di Maxo Jogja. Setiap proses di Maxo dilakukan dengan standar detailing
Cara Merawat Kaca Mobil Setelah Poles Agar Tetap Bening dan AwetCara Merawat Kaca Mobil Setelah Poles Agar Tetap Bening. Setelah melakukan poles kaca, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan agar hasilnya tahan lama. . 1. Memberi Lapisan Tambahan (Coating). Data yang kami tes, coating sangat membantu meminimalisir kaca dari kontaminasi di jalan. 2. Hindari Mencuci Mobil dalam 7 Hari Pertama. Lapisan coating butuh waktu untuk mengikat sempurna di permukaan kaca. & hari tidak terkena shampoo, 3 hari tidak terkena air. 3. Gunakan Shampo Mobil pH Netral. Pembersih dengan cleaner tinggi seperti sabun cuci piring dapat menurunkan durability coating. . 4. Bersihkan Wiper Secara Berkala. Wiper yang kotor bisa meninggalkan goresan baru meskipun kaca sudah dipoles. . 5. Keringkan Air yang Menempel di Kaca. Usahakan sebisa mungkin tidak membiarkan air mengering sendiri di atas kaca. . Perawatan Rutin. Cuci kaca dengan shampoo PH netral minimal seminggu sekali atau kurang jika dipakai keluar kota. Hindari parkir di bawah pohon bergetah. Tidak
Media Sosial
Alamat
0857-1349-5494
Jl. Bibis Raya Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Sitimewa Yogyakarta
-
dibuat denganberdu